You are currently viewing Bintang PSG Ousmane Dembele difavoritkan meraih Ballon d’Or, mengungguli sensasi remaja Lamine Yamal

Bintang PSG Ousmane Dembele difavoritkan meraih Ballon d’Or, mengungguli sensasi remaja Lamine Yamal

Bintang Paris Saint-Germain Ousmane Dembele diperkirakan akan mengalahkan sensasi Barcelona Lamine Yamal dan memenangkan Ballon d’Or putra pada hari Senin, sementara peluang Aitana Bonmati untuk meraih penghargaan Ballon d’Or putri ketiga berturut-turut masih belum pasti.

Para pesepak bola terbaik dunia akan berkumpul di Theater du Chatelet di pusat kota Paris untuk mengetahui siapa yang akan menjadi pemenang terbaru dari penghargaan yang selama ini didominasi oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Keduanya telah memenangkan Ballon d’Or sebanyak 13 kali dari tahun 2008 hingga 2023, dengan tahun lalu akhirnya menandai berakhirnya era ketika penghargaan tersebut jatuh ke tangan gelandang Manchester City Rodri setelah ia menjadi kapten Spanyol menuju kejayaan di Euro 2024.

Dengan Rodri yang bukan merupakan kandidat untuk mempertahankan penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola setelah musim lalu dirusak oleh cedera, Dembele muncul sebagai favorit dari daftar nominasi yang didominasi oleh PSG.

Sembilan anggota tim PSG yang menjuarai Liga Champions, menghancurkan Inter Milan 5-0 di final, masuk dalam 30 nominasi.

Ada Desire Doue, Achraf Hakimi, Khvicha Kvaratskhelia, Nuno Mendes, Joao Neves, Fabian Ruiz, dan Vitinha, serta kiper Gianluigi Donnarumma, yang kini bermain untuk Manchester City.

Namun, Dembele tampil gemilang setelah musim yang luar biasa di mana ia mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kylian Mbappe di Paris, dengan mencetak 35 gol.

Kontribusi tersebut juga membantu PSG menyapu bersih gelar domestik dan mencapai final Piala Dunia Antarklub.

Musim ini merupakan musim yang spektakuler bagi klub Prancis tersebut, dan bahkan lebih luar biasa lagi bagi Dembele, pemain sayap berusia 28 tahun yang beralih menjadi penyerang tengah, yang musim tersuburnya sebelumnya telah mencetak 14 gol untuk Barcelona pada musim 2018/19.

“Rasanya menyenangkan setelah musim yang luar biasa bersama PSG,” ujar Dembele kepada Le Monde ketika ditanya apa artinya menjadi kandidat terdepan untuk penghargaan tersebut.

“Saya rasa memang benar saya salah satu favorit, tetapi kita lihat saja nanti,” ujarnya tentang penghargaan yang ia sebut sebagai “Cawan Suci individual.”

Yamal, yang baru berusia 18 tahun, menonjol di antara para nominasi lainnya setelah menjelma menjadi bintang sayap di Barcelona, ​​di mana ia dianggap sebagai penerus Messi.

Ia memenangkan Trofi Kopa untuk pemain terbaik di bawah usia 21 tahun pada gala Ballon d’Or tahun lalu, setelah sebelumnya membantu Spanyol meraih kejayaan di Kejuaraan Eropa.

Ia mencetak 18 gol dalam 55 pertandingan di semua kompetisi musim lalu saat Barcelona menjuarai La Liga dan Copa del Rey Spanyol, tetapi mereka kalah di semifinal Liga Champions dari Inter.

“Saya tidak bermimpi memenangkan satu Ballon d’Or, saya bermimpi memenangkan banyak,” kata Yamal dalam wawancara baru-baru ini dengan jurnalis Spanyol Jose Ramon de la Morena.

Akankah Bonmati mempertahankan penghargaan untuk kategori wanita?
Ballon d’Or sekarang dipilih berdasarkan pencapaian musim lalu, alih-alih berdasarkan satu tahun kalender seperti sebelumnya.

Nominasi penting lainnya termasuk Viktor Gyokeres, Erling Haaland, Harry Kane, Cole Palmer, dan duo kunci dari kesuksesan Liverpool di Liga Primer 2024-2025, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk.

Mbappe dan Vinicius Junior juga masuk dalam daftar, setahun setelah Real Madrid memboikot acara tersebut karena marah karena Vinicius Junior tidak terpilih.

Ballon d’Or dipilih oleh panel jurnalis, masing-masing dari 100 negara teratas dalam peringkat dunia FIFA.

Ini adalah 50 besar untuk tim putri, dengan peluang yang terbuka lebar karena bintang Barcelona dan Spanyol, Bonmati, mengincar tiga gelar.

Bonmati, 27 tahun, adalah talenta luar biasa dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen di Piala Eropa Wanita UEFA pada bulan Juli.

Namun, Spanyol kalah di final turnamen tersebut melalui adu penalti dari Inggris, dan Barcelona yang diperkuat Bonmati juga kalah di final Liga Champions dari Arsenal pada bulan Mei.

Yang mungkin menguntungkannya, atau rekan setimnya sekaligus mantan juara dua kali, Alexia Putellas, adalah tidak adanya pemain yang menonjol dari tim Inggris yang berjaya di Piala Eropa.

Lucy Bronze, kiper Hannah Hampton, Alessio Russo, dan kapten Leah Williamson semuanya dinominasikan dari tim tersebut, begitu pula Chloe Kelly, yang mencetak penalti penentu di final.

Leave a Reply